Ketua DPRD Provinsi Riau Dinilai Mengingkari Janji Audiensi Bersama Mahasiswa

Terpopuler1781 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru — Gelombang kekecewaan datang dari kalangan mahasiswa setelah Ketua DPRD Provinsi Riau dinilai mengingkari komitmen untuk melakukan audiensi bersama mahasiswa yang tergabung dalam aliansi gerakan Mahasiswa 13 Mei melawan yang sebelumnya telah disampaikan dalam agenda aksi dan penyampaian aspirasi.

Mahasiswa yang tergabung dalam GM 13 Mei Melawan menyampaikan bahwa audiensi yang seharusnya nya diagendakan hari Senin, 18 Mei 2026 sebagai ruang dialog terbuka namun nyata nya tidak dapat dihadiri oleh ketua DPRD Provinsi Riau itu sendiri. Padahal, mahasiswa telah menyiapkan kajian, data, serta tuntutan yang menyangkut kepentingan masyarakat luas, mulai dari isu pendidikan, kesehatan, kesejahteraan tenaga honorer, hingga persoalan sosial di Provinsi Riau.

“Kami datang bukan untuk menciptakan keributan, tetapi membawa aspirasi masyarakat. Namun sangat disayangkan, komitmen audiensi yang dijanjikan pada pernyataan sikap oleh perwakilan DPRD Provinsi Riau yang saat itu disampaikan oleh Andi Darma Taufik dari Komisi 1 akan dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Riau justru tidak ditepati. Ini bentuk kekecewaan terhadap sikap lembaga yang seharusnya menjadi rumah rakyat,” ujar Raihan Divaio Hutapea selaku Koordinator Umum GM 13 Mei Melawan.

Mahasiswa menilai sikap tersebut mencerminkan lemahnya komitmen wakil rakyat dalam membuka ruang dialog terhadap suara masyarakat, khususnya generasi muda yang terus berupaya mengawal kebijakan publik di Provinsi Riau.

Selain itu, mahasiswa juga menegaskan bahwa pengingkaran janji audiensi dapat mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif. DPRD sebagai representasi rakyat seharusnya hadir mendengar, bukan menghindar dari kritik dan aspirasi yang disampaikan secara konstitusional.

Melalui rilisan ini, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa 13 Mei Melawan menegaskan agar Ketua DPRD Provinsi Riau harus bertanggung jawab atas pernyataan sikap terkait audiensi dan berintegritas dalam penyampaian karena Lembaga ini adalah perwakilan masyarakat Riau. Mahasiswa juga menegaskan akan terus mengawal berbagai persoalan daerah sampai adanya keberpihakan nyata terhadap kepentingan masyarakat terlebih DPRD Prov Riau telah berkhianat atas apa yang disampaikan, dijanjikan dan disepakati.

“Hari ini yang kami perjuangkan bukan kepentingan kelompok, tetapi masa depan masyarakat Riau. Jangan sampai ruang demokrasi dan dialog justru ditutup oleh mereka yang memiliki kewajiban mendengar rakyat,” tutup pernyataan koordinator umum.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *