Pengobatan Gratis Bawa Sukacita bagi Warga Karangduwur dan Bendungan

Terpopuler1571 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comKebumen, 9 Mei 2026 — Kegiatan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Desa Karangduwur dan Desa Bendungan bekerja sama dengan Cinta Anak Negeri serta Universitas Kristen Maranatha Fakultas Kedokteran Gigi berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kabupaten Kebumen. Bakti sosial kesehatan tersebut dilaksanakan pada 8 Mei 2026 di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, dan dilanjutkan pada 9 Mei 2026 di Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa, masyarakat, dan tenaga kesehatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, dr. Aurina; perwakilan Polres Kebumen, AKP Joyo; tokoh masyarakat Gombong, Emy Syahriani; serta Mediator PN Kebumen, Budi Setiyanto, M.Th.. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat pedesaan.

Di Desa Bendungan, Kecamatan Kuwarasan, kegiatan secara resmi dibuka oleh Camat Kuwarasan, Ketut Waluyo, A.P., didampingi Kepala Desa Bendungan, Sutikno, serta Ketua Karang Taruna, Aji. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan nyata terhadap kegiatan sosial kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Selain pelayanan kesehatan gratis, kegiatan di Desa Bendungan juga didukung berbagai layanan sosial dan pelayanan masyarakat lainnya. Di antaranya mobil donor darah dari PMI Kebumen, mobil layanan administrasi kependudukan dari Disdukcapil Kabupaten Kebumen, layanan servis motor gratis dari Teguh Motor Gombong, stan Universitas Terbuka Kebumen, serta stan BUMDes Desa Bendungan yang turut memeriahkan kegiatan.

Menurut penuturan Yosafat Marsaya yang telah lama melayani dan pernah tinggal di Desa Karangduwur, masyarakat merasakan manfaat besar dari kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan pengakuan sejumlah warga, terdapat pasien yang sebelumnya tidak dapat duduk, namun setelah menjalani pengobatan dapat kembali duduk dengan baik. Beberapa warga lainnya juga mengaku kondisi kesehatannya membaik setelah mengonsumsi obat yang diberikan oleh tim medis.

“Warga sangat bersyukur dan senang. Ada yang sebelumnya sulit duduk, setelah diobati dapat duduk kembali. Ada juga yang merasa sakitnya membaik setelah minum obat dari tim pengobatan gratis,” ujarnya.

Selain layanan kesehatan umum, pembagian kacamata gratis turut menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga merasa sangat terbantu karena kini dapat membaca dengan lebih jelas setelah sebelumnya mengalami gangguan penglihatan.

Layanan akupuntur juga menjadi salah satu pelayanan yang paling diminati masyarakat. dr. Susi dan dr. Nancy yang menangani pelayanan akupuntur mengaku kewalahan melayani warga karena tingginya antusiasme masyarakat yang ingin mendapatkan terapi tersebut. Bahkan, di Desa Bendungan terdapat warga penderita stroke yang dibawa keluarganya ke Balai Desa Bendungan untuk mengikuti pengobatan gratis dan mendapatkan pelayanan kesehatan.

Secara keseluruhan, jumlah masyarakat yang mendapatkan pelayanan kesehatan di dua desa tersebut mencapai kurang lebih 600 pasien. Di Desa Karangduwur tercatat sekitar 200 pasien menerima layanan pengobatan, sedangkan di Desa Bendungan jumlah pasien mencapai 423 orang.

Kepala Desa Karangduwur, Sutono, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian para relawan dan tim sosial yang datang dari luar daerah untuk melaksanakan bakti sosial di desanya.

“Kami sangat berterima kasih karena masih ada pihak-pihak dari kota yang peduli dan bersedia datang untuk mengadakan bakti sosial di Desa Karangduwur. Kegiatan ini sangat membantu masyarakat kami,” kata Sutono.

Sementara itu, Kepala Desa Bendungan, Sutikno, juga menyampaikan apresiasi kepada tim dari Bandung yang telah berbagi kasih melalui kegiatan pengobatan dan pembagian kacamata gratis bagi masyarakat Desa Bendungan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim dari Bandung yang telah berbagi kasih kepada warga Desa Bendungan melalui pengobatan dan pembagian kacamata gratis. Kehadiran kegiatan ini sangat membantu dan membawa manfaat bagi masyarakat kami,” tutur Sutikno.

Selama kegiatan berlangsung, ratusan warga tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, pembagian obat gratis, hingga layanan pembagian kacamata. Seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar berkat kerja sama semua pihak serta semangat gotong royong masyarakat setempat. (Budi S)

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *