Kapenrem 031/WB Mayor Jemi Rianto Tegaskan Informasi Viral yang Beredar di Dunia Maya Adalah Peristiwa Lama

TNI AD1769 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru – Menyikapi beredarnya kembali video viral di media sosial yang menampilkan peristiwa pemukulan anggota Satlantas Polresta Pekanbaru oleh anggota TNI AD, Kapenrem 031/WB, Mayor. Jemi, menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan peristiwa lama yang terjadi pada tahun 2017 dan telah selesai ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data yang dimiliki Korem 031/WB, pada tanggal 10 Agustus 2017 sekitar pukul 17.00 WIB telah terjadi pemukulan yang dilakukan oleh Serda Wira Sinaga, anggota Korem 031/WB, terhadap Bripda Yoga, anggota Satlantas Polresta Pekanbaru. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di deretan depan Ruko Senapelan Plaza/Mall Pekanbaru.

Terkait penanganan kasus tersebut, perkara telah ditangani secara langsung oleh Komandan Korem 031/WB. Sebagai langkah awal penegakan hukum dan disiplin militer, Serda Wira Sinaga telah ditahan di sel Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/3 Kodam I/Bukit Barisan di Pekanbaru. Seluruh proses penanganan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dan kasus tersebut telah selesai serta tidak terdapat permasalahan lanjutan.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan saat itu, diketahui bahwa Serda Wira Sinaga mengalami gangguan kejiwaan berupa depresi yang didiagnosis sebagai skizofrenia.

Sehubungan dengan kembali beredarnya video tersebut di berbagai platform media sosial, Penrem 031/WB mengimbau masyarakat untuk memahami konteks waktu dan fakta yang sebenarnya.

Video yang saat ini kembali viral merupakan dokumentasi kejadian lama yang terjadi sekitar sembilan tahun lalu, tepatnya pada tahun 2017, dan bukan merupakan peristiwa yang baru terjadi.

Penrem 031/WB mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan kembali suatu informasi, guna menghindari kesalahpahaman dan informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat.

Diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja untuk memecah belah.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *