Masyarakat Pantai Barat Menjerit, IMA MADINA Pekanbaru Desak Perbaikan Total Jalan Lintas Batang Natal- Natal

Pendidikan663 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.comPekanbaru: 28 Juli 2026*-Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA MADINA) Pekanbaru mengeluarkan pernyataan sikap keras terkait hancurnya infrastruktur jalan provinsi yg menghubungkan Jembatan Merah,Muarasoma, Batang Natal, hingga ke Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (MADINA).

Kerusakan masif yg tidak kunjung ditangani secara permanen, ini dinilai telah melumpuhkan urat nadi perekonomian dan mengancam keselamatan jiwa masyarakat Pantai Barat.

Ketua Umum IMA Madina Pekanbaru ,Frendi Hermawan Nasution , mengungkapkan bahwa pihaknya terus menerima keluhan dan jeritan langsung dari masyarakat kampung halaman yg setiap hari harus bertaruh nyawa melewati jalur tengkorak tersebut.

Jalur vital ini kini dipenuhi lubang- lubang, sedalam kubangan,Aspal yg mengelupas total serta ancaman longsor parah seperti yg terjadi dititik Desa sipogu dan sopotinjak.

“Kami di perantauan tidak bisa tinggal diam mendengar jeritan orang tua kami, para petani dan supir angkutan di Madina. Jalan lintas Batang Natal-Natal ini bukan sekedar aspal, melainkan jalur hidup masyarakat. Mobilitas logistik terhambat, harga pangan melonjak , dan ambulans yang membawa pasien darurat sering terjebak kemacetan berjam- jam karna kendaraan terperosok kedalam lumpur, “ ujar Frendi Hermawan Nasution dalam keterangan resminya di Pekanbaru, Selasa (28/07/2026).

IMA Madina Pekanbaru juga menyoroti lambatnya respons dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan para wakil rakyat pemilihan setempat yg terkesan menutup mata.

Penanganan sementara yang mengandalkan swadaya masyarakat dinilai sama sekali tidak menyelesaikan akar masalah ekonomi dan keselamatan di wilayah Pantai Barat.

“ Kami menagih janji Pemprov Sumut untuk perbaikan infrastruktur ini secara menyeluruh dan permanen. Jangan tunggu ada korban jiwa lebih banyak baru pemerintah sibuk saling lempar tanggung jawab.

Jika dalam waktu dekat tidak ada kejelasan anggaran dan dimulainya proyek pengerjaan, kami mahasiswa asal Mahasiswa di Pekanbaru siap berkolaborasi dengan seluruh elemen Mahasiswa dan pemuda di daerah untuk menyuarakan ini secara langsung melalui aksi massa,” tegas Frendi.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *