Fatih Ahmad Haedar dan Sania Nurul Aisyah Resmi Pimpin BEM IAILE 2026/2027, Siap Bawa BEM IAILE Lebih Progresif

Pendidikan968 Dilihat

🇮🇩✌️Mentengnews.com – Pekanbaru: 26 OKTOBER 2026 — Fatih Ahmad Haedar resmi dilantik sebagai Presiden Mahasiswa bersama Sania Nurul Aisyah sebagai Wakil Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Agama Islam Lukman Edy periode 2026/2027.

Pelantikan ini menjadi momentum dimulainya kepemimpinan baru dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari estafet kepemimpinan mahasiswa sekaligus awal dari tanggung jawab dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan ruang dialog yang terbuka, memperkuat partisipasi mahasiswa, serta mendorong lahirnya berbagai gagasan untuk kemajuan kampus.

Sebagai Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa, Fatih Ahmad Haedar dan Sania Nurul Aisyah mengemban tanggung jawab untuk membangun koordinasi antarmahasiswa, menjalin komunikasi dengan pihak kampus, serta memastikan BEM dapat menjalankan fungsinya sebagai wadah aspirasi dan pengembangan potensi mahasiswa.

Dalam penyampaiannya setelah dilantik, Presiden Mahasiswa BEM Institut Agama Islam Lukman Edy periode 2026/2027, Fatih Ahmad Haedar, menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan membangun organisasi yang lebih aktif serta progresif.

Ia menyampaikan bahwa BEM harus menjadi ruang bersama bagi seluruh mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, menyuarakan keresahan, dan terlibat dalam mendorong perubahan. Menurutnya, organisasi mahasiswa tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan kerja nyata yang dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.

“Bagi saya, jabatan ini bukan tentang siapa yang memimpin, tetapi tentang bagaimana kita bergerak bersama. BEM harus menjadi rumah bagi aspirasi mahasiswa, ruang untuk bertumbuh, dan wadah untuk menghadirkan perubahan melalui kerja nyata,” ungkap Fatih Ahmad Haedar.

Fatih juga mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun solidaritas, memperkuat budaya intelektual, serta menjaga semangat kritis dalam menyikapi berbagai persoalan kampus maupun masyarakat. Ia berharap kepengurusan BEM periode 2026/2027 dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, terbuka terhadap kritik dan masukan, serta mengedepankan kolaborasi demi mewujudkan kehidupan kampus yang lebih demokratis dan inklusif.

Sementara itu, Wakil Rektor I Institut Agama Islam Lukman Edy, Dr. H. Zainur, M.E.Sy., turut menyampaikan harapannya terhadap kepengurusan BEM periode 2026/2027. Ia berharap kepemimpinan yang baru dilantik mampu menjadi mitra strategis kampus dalam membangun lingkungan akademik yang aktif, produktif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas mahasiswa.

Menurutnya, organisasi mahasiswa memiliki peran penting dalam membentuk karakter kepemimpinan, meningkatkan kemampuan intelektual, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial. Oleh karena itu, pengurus BEM diharapkan dapat menjalankan amanah dengan baik, menjaga komunikasi yang konstruktif dengan pihak kampus, serta menghadirkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa.

“Harapan kami, kepengurusan BEM yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, membangun sinergi yang baik dengan pihak kampus, serta melahirkan berbagai program yang mendukung pengembangan akademik, karakter, dan kreativitas mahasiswa. Jadikan organisasi ini sebagai ruang belajar kepemimpinan, pengabdian, dan kontribusi positif bagi kampus maupun masyarakat,” demikian draf pernyataan Wakil Rektor I, Dr. H. Zainur, M.E.Sy.

Kepemimpinan periode 2026/2027 diharapkan mampu memperkuat budaya intelektual, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong mahasiswa agar berperan aktif dalam merespons berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan, pelantikan ini menjadi awal pembuktian melalui kerja nyata. Amanah yang telah diberikan harus dijawab dengan program kerja yang terarah, keterbukaan terhadap kritik, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan mahasiswa sebagai prioritas dalam setiap gerak organisasi.

Dengan dilantiknya Fatih Ahmad Haedar sebagai Presiden Mahasiswa dan Sania Nurul Aisyah sebagai Wakil Presiden Mahasiswa, BEM Institut Agama Islam Lukman Edy periode 2026/2027 diharapkan mampu menjalankan roda organisasi secara aktif, membangun kolaborasi, dan menghadirkan kontribusi nyata bagi mahasiswa serta lingkungan kampus.

Kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui pengabdian, integritas, dan keberpihakan terhadap aspirasi mahasiswa.

banner 500x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *